Haiiiiii minna !!!
Kali ini gue mau bahas zaman kunonya jepang nih .. di zaman itu dah ada klan-klan kaya di film dan ajaran agamapun sudah masuk ke jepang.. yuk simak, Siapa tau juga ada yang butuh modul tugas liburan ..hihihi
Kita mulai dari Zaman Kofun sekitar 250 M, Nama zaman ini berasal dari tradisi orang zaman itu yang membuat gundukan makam atau tumulus yang disebut kofun. Pada zaman itu sudah terdapat negara-negara militer yang kuat dengan klan-klan berpengaruh sebagai penguasa di tiap bagiannya.. Salah satu di antaranya terdapat negara Yamato yang berpusat di Provinsi Yamato dan Provinsi Kawachi.. Negara Yamato berlangsung dari abad ke-3 sampai abad ke-7, dan merupakan asal garis keturunan asli kekaisaran Jepang.. Negara Yamato berpengaruh di bagian jepang bagian barat dan berkuasa atas klan-klan lain..Negara Yamato secara bertahap menjadi negara yang tersentralisasi dan sudah memiliki undang-undang seperti dinyatakan dalam Undang-Undang taiho dan butir-butir Reformasi Taika.. Namun setelah masuknya agama Buddha di Jepang mengakibatkan orang tidak lagi membuat makam berbentuk kofun lagi ..
Agama Buddha masuk ke Jepang sekitar tahun 538 melalui Baekje yang mendapat dukungan militer dari Jepang.. Penyebaran agama Buddha di Jepang dilakukan oleh kalangan penguasa.. Pangeran Shotokku mendedikasikan dirinya dalam penyebaran Buddhisme dan kebudayaan Cina di Jepang dan berjasa menyusun Konstitusi 17 Pasal yang membawa perdamaian di Jepang, Dan di mulai dengan Perintah Reformasi Taika tahun 645, Jepang semakin giat mengadopsi praktek-praktek budaya Cina, melakukan reorganisasi pemerintahan, serta menyusun undang-undang pidana ritsuryo dengan mengikuti struktur administrasi Cina yang di sebut dengan zaman asuka ..
Lalu pada abad ke-8 atau di sebut Zaman Nara, Kaisar Gemmei mengeluarkan perintah kekaisaran yang memindahkan ibu kota ke Heijo yang sekarang bernama Nara. Heijo dibangun dengan mencontoh ibu kota Dinasti Tang di Chang'an(Xi'an).. Sepanjang zaman Nara, perkembangan politik sangat terbatas.. Anggota keluarga kekaisaran berebut kekuasaan dengan biksu dan bangsawan, termasuk dengan klan Fujiwara. Hubungan luar negeri berlangsung dengan Silla dan hubungan formal dengan Dinasti Tang.. Pada 784, ibu kota dipindahkan ke Nagaoka untuk menjauhkan istana dari pengaruh para biksu, sebelum akhirnya dipindahkan ke Heian(Kyoto)..
Penulisan sejarah Jepang berpuncak pada awal abad ke-8 dengan selesainya penyusunan kronik Kojiki dan Nihon Shoki.. Dalam kedua buku sejarah tersebut dikisahkan sejarah Jepang mulai dari awal sejak zaman mitologi Jepang.. Di dalamnya ditulis tentang pendirian Jepang pada tahun 660 SM oleh Kaisar Jimmu yang keturunan langsung dari Amaterasu.. Menurut kedua kronik,Kaisar Jimmu merupakan leluhur dari garis keturunan kaisar yang sekarang.. namun Kaisar Jimmu sering dianggap sebagai kaisar mitos karena berdasarkan bukti-bukti sejarah dan masa pemerintahannya tidak diketahui dengan jelas..
Sejak zaman Nara, kekuasaan politik tidak selalu berada di tangan kaisar, melainkan di tangan bangsawan istana, shogun, militer, dan sekarang di tangan perdana menteri.. Periode akhir sejarah klasik Jepang berlangsung dari 794 hingga 1185 yang disebut zaman Heian.. Puncak kejayaan istana kekaisaran di bidang puisi dan sastra terjadi pada zaman Heian.. Pada awal abad ke-11, Murasaki Shikibu menulis novel Hikayat Genji yang hingga kini merupakan salah satu dari novel tertua di dunia dan Pada zaman Heian selesai disusun naskah tertua koleksi puisi Jepang, Man'yoshu dan Kokin Wakashu..
Pada zaman Heian berkembanglah berbagai macam kebudayaan lokal, misalnya aksara kana yang asli dari Jepang.. Namun Pengaruh budaya Cina mulai surut setelah sampai di puncak keemasan,Pengiriman terakhir utusan Jepang ke Dinasti Tang berlangsung pada tahun 838 sejalan dengan kemunduran Dinasti Tang.. Walaupun demikian, Cina masih terus berlanjut sebagai negara tujuan ekspedisi dagang dan rombongan peziarah agama Buddha..
Kekuasaan politik istana kekaisaran berada di tangan segelintir keluarga bangsawan yang disebut kuge, khususnya klan Fujiwara yang berkuasa dengan gelar Sessho dan Kampaku.. Dan saat akhir zaman Heian bermunculan berbagai klan samurai.. contoh Empat klan samurai yang paling kuat adalah klan Minamoto, klan Taira, klan Fujiwara, dan klan Tachibana.. Memasuki akhir abad ke-12, konflik antar klan berubah menjadi berbagai perang saudara seperti Pemberontakan Hogen dan Pemberontakan Heiji.. Setelah berakhirnya Perang Genpei, Jepang berada di bawah pemerintahan militer oleh klan-klan samurai di bawah pimpinan seorang shogun..
Maksih ^_^

Comments (0)